Skip to main content

PEREBUTAN PALESTINA



   Kemuliyaan Kota Palestina diwujudkan pada 621 M ketika Nabi Saw. Israk Mikraj singgah di Masjid Baitul Maqdis Tahun 1973-1975  diplomasi  dimediatori  Henry  Kissinger antara Mesir dengan Israel yang terlibat Perang Arab-Israel. Kedua negara menandatangani kesepakatan intern. Israel yang menyetujui penyelesaian konflik wilayah melalui jalur damai. Tahun 1978 kesepakatan Camp David dimediatori Presiden AS, Jimmy Carter, antara Presiden Mesir, Anwar Sadat dengan PM Israel Menachem Begin selama 12 hari di Camp David, Maryland. Israel sepakat mengembalikan Semenanjung Sinal kepada Mesir. Mesir sebagai negara Arab pertama yang mengakui kedaulatan Israel, namun perundingan gagal mencapai kesepakatan soal nasib warga Palestina.

Foto Presiden AS, Jimmy Carter, antara Presiden Mesir, Anwar Sadat dengan PM Israel Menachem Begin Dalam Perjanjian Camp David.

Pada tahun 1982 Presiden AS, Ronald Reagen, mengusulkan agar Israel menarik diri dari Palestina dan menghentikan serangan. Palestina tak diperkenankan membentuk negara, namun diperbolehkan membentuk pemerintahan sendiri di Gaza dan Tepi Barat. Rencana tersebut ditentang negara Arab, Israel, dan PLO. Pada 1991 menyusul perang Teluk, Spanyol menjadi tuan rumah konferensi damai yang melibatkan Israel dan negara Arab yang menyepakati damai antara Israel dan Yordania, tapi belum menyentuh Palestina. Pada 1993  pertama  kalinya  pemimpin PLO dan Israel merundingkan agar Israel menarik diri dari Gaza dan Tepi Barat, sedangkan Palestina membentuk pemerintahan. Sejumlah faksi Israel dan Palestina menolaknya.


Pada tahun 2000 Presiden AS, Bill Clinton,  PM  Israel Ehud Barak, dan Presiden Palestina,  Yaser  Arafat berunding di Camp David. Palestina akan diberi kekuasaan atas wilayah Jerussalem Timur dan seluruh Jalur Gaza,  sedangkan  Israel diberi kewenangan atas sebagian wilayah  Tepi  Barat  yang dihuni kaum Yahudi. Perundingan gagal  dan  AS  menuding Arafat biangkeladinya. Tahun 2007 pertemuan antara Presiden Palestina, Mahmud Abbas, PM Israel,  Rhud  Olmert,  Presiden AS, George W Bush, dan pemimpin dunia bertemu di Akademi Angkatan Laut AS di Napolis menyepakati beberapa hal. Tetapi akhir tahun 2008 mandek karena Olmert didesak mundur karena dituduh korupsi. Tahun 2010 Presiden AS Barack Husein Obama, PM Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Palestina Mahmud Abbas, mengadakan perundingan di Washington AS, mereka sepakat untuk perundingan lanjutan, meski belum tuntas. 


  Bahkan dua pengacara Belgia (Georges Henri Beauther dan Alexis Deswaef) mengajukan 14 politikus Israel antara lain Ehud Olmert, Ehud Barak, Tzipi Livni, dan Matan Vilnai atas kejahatan perang. Pengacara bertindak atas nama 13 korban Palestina di Gaza dan Anouar El Okka (dokter keturunan Palestina berkewarganegaraan Belgia). Tuntutan diajukan pada pimpinan Israel dengan prinsip yurisdiksi universal memfokuskan dugaan kejahatan, penggunaan bahan kimia fosfor selama pengeboman Israel di Gaza Januari 2009. Pelibatan Belgia dan Israel terjadi tahun 2001 tentang laporan di Belgia atas nama 21 korban pembantaian di kamp pengungsi Shabra dan Shatila di Beirut tahun 1982. Mantan Menhan Israel, Ariel Sharon dan anggota milisi Kristen Libanon didakwa kejahatan perang, kejahatan kemanusiaan, dan genosida.


Cristophorus Columbus menulis dalam Jurnal Diario bahwa dalam mengarungi dunia dengan moda  pelayaran,  ia ingin mencari emas dan rempah-rempah sebanyak-banyaknya untuk  modal  menaklukkan   Makam   Kudus   (Holy   Sepulchre) di Yerussalem. Perjalanan Columbus didanai Raja Spanyol, Ferdinand dan  Ratu  Isabela, sebagaimana  surat  Columbus yang ditujukan pada Raja Ferdinand pada 4 Maret 1493 (Raja Ferdinand yang mengakhiri dominasi Islam di Spanyol). ”Dalam tujuh tahun dari hari ini, saya sanggup membayar Yang Mulia (Raja Ferdinand) untuk menyediakan  5  ribu  kaveleri  dan  50 ribu tentara berjalan kaki (artileri) untuk perang menaklukkan Yerussalem. Untuk tujuan itulah penjelajahan ini dilakukan”. Surat Columbus juga dialamatkan pada Paus Aleksander VI: ”Perjalanan ini dilakuan bertujuan membelanjakan dana yang telah diinvestasikan untuk membantu kuil suci dan gereja suci”. Surat Columbus lainnya yang disebut Lettera Rarissima, 7 Juli 1503 di Hispaniola, surat ditujukan pada penguasa Spanyol. Columbus menceritakan kejadian pelayarannya yang keempat. Pada akhir surat, tema penaklukan Yerussalem merupakan tujuannya bahwa Yerussalem dan Gunung Sion akan dibangun umat Kristen, sebagaimana firman Tuhan dalam Kitab Mazmur Pasal 14. Pada 19 Mei 1506  sebelum kematiannya, Columbus mengesahkan Majorat atau surat wasiat yang aslinya sudah ditulis sejak 22 Februari 1498 dan ditambahkan isinya pada 25 Agustus 1505 tentang pendirian pundi dana untuk pembebasan Yerussalem.


Columbus merupakan pelayar yang taat terhadap ajaran agama Kristen. Keberhasilan Columbus mengarungi dunia dengan pelayaran diikuti jejaknya oleh pelayar dari Portugis. Semasa kepemimpinan Don Joao II ia mendapat laporan dari Diaz pada 1488 dan dari Covilha pada 1492 yang meyakinkan tentang laiknya ekspedisi menuju India (wilayah timur) dan Asia Timur melalui Tanjung Harapan. Joao mengutus Pero de Covilha dan Alfonso de Pavia mencari sumber rempah-rempah dari Timur. Di saat bersamaan, Bartholomeu Diaz berhasil berlayar sampai Tanjung Harapan di ujung selatan Benua Afrika. Vasco da Gama pada 1497 mampu berlayar di Tanjung Harapan dan menyusuri pantai timur Afrika hingga ke Malindi, dekat Zanzibar. Gama menemui seorang berkebangsaan Arab yang ahli navigasi yakni Ahmad Ibnu Majid agar membantu pelayarannya menuju Samudra Hindia hingga mencapai Calcut di pantai barat India yang berperan sebagai pusat perdagangan rempah- rempah di timur. Kemampuan pelayar Portugis menimbulkan arogansi berupa memerangi kota Arab atau muslim. Pada 1501, Raja Portugis mengeluarkan dekrit bahwa kapal warga muslim dilarang berdagang rempah-rempah di India. 


Pada 1502 Portugis mendapat bantuan dari Raja Hindu Channor dan Cochin untuk melawan Raja Samuri di Calcut yang selama itu melindungi pedagang muslim. Portugis mampu menyekat pintu masuk jalur pelayaran di Laut Merah dan Selat Hormuz sehingga perniagaan rempah-rempah di Mesir terganggu. Pelayar Portugis, Alfonso de Albuquerque berhasil merebut Goa dari Sultan Bijapur. Begitu pula Diu dan Daman di India.


 Meskipun Alfonso gagal menaklukkan Aden, Yaman tapi mampu menguasai pelabuhan Socotra di pantai timur Afrika sehingga menjadi pelayar dan penguasa tunggal di Samudra Hindia. Motif penguasaan jalur ekonomi tersebut dijadikan modal menguasai Yerussalem, sebagaimana tertuang dalam surat Alfonso pada Paus Leo X yang tertuang dalam The Commentaries of the Great Afonso D’Albuquerque ”telah dibukakan kepada kami penaklukan Kerajaan  Ormuz. Maka jalan menuju ke rumah suci Yerussalem (negeri tempat sang penebus dosa dilahirkan) dapat direbut dari tangan kaum kafir (muslim) yang jahat dan tak sah menguasainya. Meskipun keinginannya untuk menguasai pelabuhan dunia untuk dijadikan modal menguasai Yerussalem tidak tergapai.

Comments

Popular posts from this blog

MENGENAL PEMIMPIN HAMAS

         Ismail Haniyeh  , juga dieja  Ismail.      Haniya  dan  Ismāʿīl Haniyyah  , (lahir 1962 , Kamp pengungsi Al-Shāṭiʾ, Jalur Gaza), politisi Palestina dan Hamas pemimpin yang menjabat sebagai perdana menteri dari Otoritas Palestina (PA) pada 2006-07, setelah Hamas memenangkan mayoritas kursi dalam pemilu legislatif Palestina 2006. Setelah pertempuran interfactional dengan saingannya Fatah menyebabkan pembubaran pemerintah dan pembentukan pemerintahan otonom yang dipimpin Hamas di Jalur Gaza, Haniyeh menjabat sebagai pemimpin pemerintahan de facto di Jalur Gaza (2007-14). Pada 2017 dia terpilih untuk menggantikan Khaled   Meshaal  sebagai kepala biro politik Hamas . Kehidupan awal dan aktivitas politik   Putra dari orang tua Arab Palestina yang mengungsi dari desa mereka dekat Asqhelon (di tempat yang sekarang Israel) pada tahun 1948, Haniyeh menghabiskan masa...

Salahuddin Al Ayyubi

      Shalahuddin, bahasa Arab lengkapnya  Ṣalāḥ al-Dīn Yūsuf ibn Ayyūb ("Kebenaran Iman, Yusuf, Anak Ayub"), juga disebut al-Malik al-Nāṣir Ṣalāḥ al-Dīn Yūsuf I,(lahir 1137/38,  Tikrīt  , Mesopotamia [sekarang di Irak] Meninggal 4 Maret 1193, Damaskus [sekarang di Suriah],Sultan Muslim dari  Mesir  , Suriah  , Yaman , dan  Palestina  , pendiri  Dinasti Ayyūbid  , dan yang paling terkenal dari Pahlawan Muslim.   Saladin adalah seorang pemimpin militer dan politik Muslim yang sebagai sultan (atau pemimpin) memimpin pasukan Islam selama Perang Salib. Kemenangan terbesar Saladin atas Tentara Salib Eropa terjadi pada Pertempuran Hattin pada 1187, yang membuka jalan bagi penaklukan kembali Islam atas Yerusalem dan kota-kota Tanah Suci lainnya di Timur Dekat. Selama Perang Salib Ketiga berikutnya, Saladin tidak dapat mengalahkan pasukan yang dipimpin oleh Raja Inggris Richard I (Hati Singa...

Sejarah Gerhana Matahari

 Gerhana matahari  secara historis dipandang sebagai pertanda yang membawa kematian dan kehancuran.  Namun pada kenyataannya, mereka tidak berbahaya — dan bahkan membantu membuktikan teori relativitas Einstein. Penemuan ilmiah   Kata gerhana berasal dari  ekleipsis  , kata Yunani kuno untuk ditinggalkan. Astronom dan ahli matematika Inggris, Sir Arthur Eddington, menggunakan  gerhana matahari total pada 29 Mei 1919  untuk menguji teori relativitas umum Albert Einstein.   Dengan mengambil gambar bintang di dekat Matahari selama totalitas, Eddington mampu menunjukkan bahwa gravitasi dapat membelokkan cahaya.  Fenomena ini disebut defleksi gravitasi.   Helium Dinamakan Setelah Matahari    Gerhana matahari juga bertanggung jawab atas penemuan helium.  Bukti pertama keberadaan unsur paling ringan kedua dan paling banyak kedua yang diketahui manusia ditemukan oleh astronom Prancis Jules Janssen saat  gerhana matahari t...