BERBEDA DENGAN TURKI YANG MENGATAKAN HAMAS ADALAH PAHLAWAN BAGI PALESTINA, BUKAN TERORIS. ARAB SAUDI MALAH MENGATAKAN BAHWA HAMAS ADALAH ORGANISASI TERORIS! MENGAPA? INI ALASANNYA,
Sejarah munculnya Ikhwanul Muslimin
Bermula terbentuknya Ikhwanul Muslimin ("Persaudaraan Muslim") didirikan oleh Hassan al-Banna di Mesir pada 1928 sebagai semacam gerakan pramuka Islami. Tapi gerakan ini begitu populer dan berkembang menjadi gerakan politik Islam. Sejak 1936 IM melakukan aksi-aksi menentang kolonial Inggris dan pemerintah monarki Mesir, termasuk pembunuhan terhadap PM Mesir waktu itu. Setelah PD II IM dituduh melakukan aksi-aksi terorisme sehingga pemerintah Mesir melarang organisasi ini. Sempat bebas lagi karena mendukung kudeta yang membawa Gamal Abdul Nasser jadi presiden Mesir, tapi kemudian Nasser balik menindas IM. Setelah Nasser meninggal penggantinya Anwar Sadat membebaskan IM lagi. Hubungan antara IM dan pemerintah Mesir memang putus-sambung sepanjang sejarahnya. Pasca Arab Spring 2011, pemilu demokratis membawa Mohamad Morsi, seorang IM, jadi presiden pertama. Tapi kemudian dikudeta oleh militer Mesir dan IM dilarang lagi.
IM tadinya mencari perlindungan ke Arab Saudi waktu dikejar-kejar pemerintah Mesir. Arab Saudi kemudian menggunakan orang-orang IM untuk menjadi guru bagi rakyat Arab Saudi yang waktu itu masih banyak buta huruf. Masalahnya IM punya kredo relijius yang berbeda dengan salafi Wahabi yang dianut oleh ulama dan keluarga kerajaan Saudi. Ada satu titik di mana Kementerian Pendidikan dipegang oleh orang IM. Lalu belakangan IM mendukung gerakan "Awakening" yang menuntut kerajaan direformasi. Jadilah IM dilarang juga di Arab Saudi, dan pada puncaknya tahun 2014 dinyatakan sebagai organisasi teroris.
Hamas
Gerakan Perlawanan Islam (disingkat Hamas) didirikan tahun 1987 sebagai organisasi dengan ideologi Ikhwanul Muslimin.
Hubungan Arab Saudi dengan Hamas tadinya baik-baik saja. Arab Saudi menyokong Hamas dengan dana cukup besar. Tapi dengan semakin merosotnya hubungan antara Arab Saudi dengan IM, demikian juga antara Saudi dengan Hamas. Walaupun secara resmi Hamas tidak masuk ke dalam daftar organisasi teroris Arab Saudi, tapi nama-nama petinggi Hamas masuk dalam daftar individual yang dianggap teroris oleh Arab Saudi.
Kenapa Arab Saudi memusuhi Ikhwanul Muslimin dan Hamas?
Ini yang saya coba rangkum berdasarkan apa yang saya baca:
- Karena IM dalam sejarahnya punya kecenderungan untuk melakukan revolusi menggulingkan pemerintahan yang sah. Bagi negara otoritarian seperti Kerajaan Arab Saudi, ini adalah potensi bahaya. Seperti pan-Arabisme (atau Nasserisme, ideologi presiden Mesir Gamal Abdul Nasser yang berkuasa setelah kudeta menumbangkan monarki Mesir), pan-Islamisme yang diusung IM dan Hamas sama bahayanya.
- Karena Islam yang dianut Arab Saudi adalah salafi (Wahabi) di mana ulama dan pemerintah adalah mitra dalam kekuasaan, bertentangan dengan pan-Islamisme modern IM dan Hamas. (Yang lebih paham tentang perbedaan mereka ini silakan tambahkan di komentar.)
- Khusus untuk Hamas, kedekatan Hamas dengan Iran otomatis membuat Arab Saudi menganggap Hamas sebagai proxy Iran.
- Hamas mendukung presiden Mesir, Mohamed Morsi, dan mengutuk kudeta militer Mesir terhadap Morsi. Arab Saudi mendukung militer Mesir mengkudeta Morsi, sehingga dukungan Hamas terhadap Morsi membuat Arab Saudi makin memusuhi Hamas.
Negara-negara mayoritas Sunni yang mendukung Hamas sekarang adalah Turki dan Qatar. Dua-duanya dipegang oleh penguasa berideologi Ikhwanul Muslimin. (Partai Erdogan, AKP, adalah partai IM Turki).
Baca juga artikel terkait; Sejarah Singkat Palestina
Penulis asli, Rufus Panjaitan.



Comments
Post a Comment